Informasi
Selamat datang di tabloid-infomedia.com *

Berita

Diskusi Kebangsaan ke XVI : Hutan Mensejahterakan Rakyat

Tabloid-infomedia.com
Sebagai ahli kehutanan dan 45 bekerja di hutan, bukan soal luas yang harus dipertahankan, tapi komposisi hutan ekosisitem dan kemampuan melakukan konservasi, mengapa 143 juta hektar hutan ditetapkan karena penduduknya sedikit. Hutan belum dipakai dan belum di ilmiahkan patok saja 143 juta, jika presiden mengurangi untuk kepentingan yang baik apa salah selama tidak menyebabkan bencana, dalam hitungan ilmiah tidak salah, tidak salah karena itu banyak diprotes.

Hal tersebut disampaikan Dr.Transtoto Hadadhari,MSc, Mantan Direktur Perutani dihadapan peserta Diskusi Kebangsaan putaran XVI di selenggarakan PWS, tema Green Ekonomi untuk Kesejahteraan Bangsa, di Cangkir 6 Joglo Bintaran, Jl.Kapt. Laut Samadikun 6 Yogyakarta. Tampil dalam diskusi Drs.HM Idham Samawi, Anggota MPR RI, seharusnya tampil Prof.DR.Sri Adiningsih,M.Sc Ketua Wantimpres, berhalangan hadir digantikan Prof.Tjahyono, moderator Dra.Esti Susilarti,MP.d, Senin (25/6).

Menurutnya sebagai rimbawan banyak diprotes, kenapa sawit dibiarkan berkembang sawit komoditas penting, dengan hanya seluas sejuta hektar tapi mampu menghasilkan 30 juta trilyun rupiah pertahun. Kenapa sawit Indonesia dimusuhi Eropa, karena sawit memberikan penghasilan yang besar dibanding dengan minyak-minyak sebagai pengganti bio-bio, misalnya bunga matahari meski diperas jumlahnya lebih kecil dibandingkan sawit,menggunakan kedele kecil sekali dibandingkan sawit rendemennya. “Sawit Indonesia hanya cukup beberapa tahun dan berbuah dibandingkan dengan sawit lain yang tumbuhnya membutuhkan 150 tahun baru berbuah. Sawit Indonesia hanya membutuh waktu 6 tahun berbuah" ungkapnya.

Ditambahkan, karena para kompetetor kalah bersaing, itulah kemudian terus menyerang Indonesia dengan kata deforestasi sehingga sawit Indonesia tidak diterima di Eropa, sekalipun ada yang sudah besertifikatpun ditolak. Deforestasi tidak selalu jahat deforestasi (penggundulan hutan) yang rasional tidak apa-apa. Kawasan hutan yang dipertahankan keberadaannya sebagai kawasan hutan, terdiri dari hutan lindung yang tidak boleh diinjak, hutan konservasi tidak boleh dikurangi tetapi hutan produksi dibuat untuk produksi artinya hutan bisa untuk produksi bahkan ada Area Penggunaan Lain ada 14 juta hektar. (Isan Riyanto)

Tag

Diskusi

kebangsaan