Informasi
Selamat datang di tabloid-infomedia.com * Ketua MPR Zulkifli Hasan: Tidak ada kemerdekaan dalam kemiskinan * KPK mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada. Jumat (3/9) * Mantan Menteri Sosial Idrus Marham resmi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 pada Jumat (31/8/2018). * Jadi Tersangka, Ingatan Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tak Stabil *

Berita

FKY Kiblat Papat Limo Butuh Regulasi Budaya
FKY Butuh Regulasi Budaya

Tabloid-infomedia.com

(Yogyakarta). Menghadapi Yogya kota budaya Asean, Festival Kebudayaan Yogya(FKY) bisa mampu bekerja. Panitia tidak sekedar dikaruhke antara harapan FKY sebagai gerakan kebudayaan sekaligus ikon Yogya. Kelahiran FKY bertekad sebagai gerakan sadar budaya yang melibatkan seniman, masyarakat dan pemerintah.

Penyelenggaraan FKY ajek untuk mengembangkan apresiasi seni peningkatan prestasi dan kreasi dapat melembaga dan menjadi tradisi di DIY sebagai kawasan budaya. Hal tersebut dikemukakan Ketua Dewan Kebudayaan DIY Prijo Mustiko dalam Forum Grup Diskusi (FGD)FKY di Yogyakarta, Selasa (6/11/2018)

"FKY tidak menganut asas terpusat dengan adanya core event supirting event." kata Prijo.

Membangun jaringan kerja sama dan komunikasi dengan festival tingkat desa, kabupaten/kota dan puncaknya di tingkat provinsi. Dengan filosofi kiblat papat limo pancer, penyelenggaraan dilaksanakan oleh Badan Otonomi dengan dasar peraturan Gubernur dengan masa tugas 5 tahun.

Rambu-rambu profesional, Transparan, Akuntabel dengan dukungan 3 pilar yakni seniman budayawan, pemerintah dan masyarakat. Badan otonomi FKY terdiri badan pengarah, kurator dan panitia pelaksana. Belum semua unsur industri kreatif terlibat di FKY, Tangible di DIY belum digarap maksimal. (isan)

Tag

FKY

butuh

regulasi

Seni/Budaya 07-11-2018