Informasi
Selamat datang di tabloid-infomedia.com * Ketua MPR Zulkifli Hasan: Tidak ada kemerdekaan dalam kemiskinan * KPK mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada. Jumat (3/9) * Mantan Menteri Sosial Idrus Marham resmi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 pada Jumat (31/8/2018). * Jadi Tersangka, Ingatan Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tak Stabil *

Berita

PD XII KB FKPPI DIY : Bertekad Tanamkan Nilai-nilai Pancasila

tabloid-infomedia.com
JOGJA - Setelah dilantiknya Pengurus Daerah XII FKPPI masa bhakti 2018-2023 (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI &Polri) DIY kedepan pertama akan melakukan konsolidasi, untuk Badan Bela Negara (BBN) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Swadek diakui ke depan dua lembaga tersebut sebagai garda terdepan untuk pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan, Ketua PD XII KB FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri TNI & Polri) Wiseso Handoko, saat ditemui seusai dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FKPPI, Ponco Sutowo, di Monumen Jogja Kembali, Sariharjo, Ngaglik, Sleman (14/4).

Menurutnya, dilantiknya kepengurusan setelah sebelumnya kepengurusan sempat vakum, namun dengan dilantiknya dan dikukuhkan kepengurusan FKPPI menjadi pemersatu satu jiwa FKPPI. “Kalau ada perbedaan hal yang biasa dan merupakan dinamika kehidupan ke depan, karena tujuan perjuangan sama untuk membantu pemerintah dalam pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Intinya, sebenarnya untuk mengatasi disintegrasi bangsa“ kata Handoko. Dikatakan, jika diamalkan nilai-nilai Pancasila, otomatis sebenarnya persatuan dan kesatuan bisa terjalin, karena ideology sebagai alat pemersatu bangsa.

Disamping kebersamaan antar FKPPI menjadi tujuan utama. “Kalau masih ada sedikit perbedaan pendapat wajar dinamika, namun tetap kita ajak bicara, kita rangkul bersama karena pada intinya perjuangan sama, cuma beda jalannya tidak apa-apa“ tutur Handoko. (awiek/isan).

Tag