Informasi
Selamat datang di tabloid-infomedia.com * Ketua MPR Zulkifli Hasan: Tidak ada kemerdekaan dalam kemiskinan * KPK mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada. Jumat (3/9) * Mantan Menteri Sosial Idrus Marham resmi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 pada Jumat (31/8/2018). * Jadi Tersangka, Ingatan Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tak Stabil *

Berita

Pameran Seni Rupa Tingkat Nasional IX Expose Edu Art Acatio
Tabloid-infomedia.com
Jogja - Dengan ditandai penanda tangan prasasti oleh Yani Sapto Hoedojo pameran Seni Rupa Tingkat Nasional IX , lebih dari 180 an karya seni rupa dari berbagai kota, dengan beragam gaya maupun jenisnya, memenuhi ruang pamer Taman Budaya Yogyakata (TBY). Perupa menampilkan karya terbaiknya diajang bergengsi yakni, Pameran Seni Rupa Tingkat Nasional IX bertajuk ‘’Expose Edu Art Acatio“ yang berlangsung mulai 25 s/d 30 Juli 2018 di Taman Budaya Yogyakarta, (24/7/2018).

Corak ragam, karya yang tampil dalam ajang pameran tersebut, bagaikan hamparan luas mozaik warna-warni, energy kreatif yang berpendar dari berbagai wilayah. Sangat sesuai dengan latar belakang profesi yang beragam pesertanya,dokter, dosen, pengajar, dokter hewan, wirausahawan perupa profesional, hingga camat. Mereka berasal dari Aceh, Riau, Surabaya, Banyuwangi, Kalimantan , Bali, Lampung, Banten, Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, dan berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Semantara itu, Ketua Panitia yang juga Direktur EduArt Forum, Drs.Mahyar Suryaman, menyatakan jumlah pesertanya terus bertambah, jumlah karya dan kualitasnyapun mengalami peningkatan. Sehingga menjadikan, hal tersebut menjadikan pameran mempunyai arti penting sebagai jejak capaian arisistik para pesertanya.

“Dengan adanya pameran ini, dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi perupa muda, guru- guru seni untuk terus mengasah keterampilan praktik seninya di tengah kesibukan sebagai pendidik. Mereka hendaknya tidak hanya piawai dalam mengajarkan teorinya, tapi juga konsisten dan progesif menghasilkan karya terbaiknya” papar Mahyar. Lebih jauh, pameran dimaknai sebagai wadah silaturahimi seni yang mempunyai misi edukatif. Pameran ini sekaligus menjadi media transfer wawasan dan berbagai semangat untuk selalu berproses kreatifitas dalam seni. Dan karya mereka pun tak kalah dari para perupa professional,” imbuh Mahyar.

Kegiatan pameran pendukung, diantaranya Lomba Melukis Model Jogja (MMJ) digelar Jogja (MMJ) Minggu, 27 Juli 2018 mulai pukul 09.00 di Loby Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Senin 30 Juli 2018 puku 14.00 digelar Diaog Seni Rupa di Ruang Taman Budaya Yogyakarta. (Isan Riyanto)

Tag

Pameran

Seni

lukis

Seni/Budaya 28-07-2018