Informasi
Selamat datang di tabloid-infomedia.com *

Berita

Rumah Indonesia Tragedi Pemilu Tumbal Demokrasi
Rumah Indonesia: Tragedi Pemilu 2019 Tumbal Demokrasi

Tabloid-infomedia.com
Yogyakara - Tercatat 500 jiwa anggota KPPS meninggal, 72 jiwa dari unsur Bawaslu , 22 jiwa dari unsur kepolisian dan 2.232 orang dalam kondisi sakit ringan dan berat. Diperkirakan jumlah tersebut bertambah. Hal tersebut diungkapkan.Dr.Siti Muti’ah Setiawati, MA dari Rumah Indonesia di Kantor Bawaslu, DI Yogyakarta (30/4/2019). Hadir dalam acara tersebut,Ketua Bawaslu Bagus Sarwono, Sri Werdiningsih,Sutrisnowati, M Amir Ashar Nazaruddin, Agus M Yasin.

Sepanjang sejarah Pemilu 2019 yang banyak menelan korban jiwa dibandingkan Pemilu 2014. Jumlah itu sangat besar dibandingkan Pemilu 2014, dimana terdapat 157 petugas penyelenggara Pileg dan Pilpres yang meninggal dunia. Penyelenggaraan demokrasi, seharusnya menghasilkan kegembiraan karena melalui pemilu itulah warga ambil bagian untuk mengubah kehidupannya. Demokrasi dengan demikian harus bersifat menyelamatkan dan memperkokoh keutuhan bangsa, bukan sebaliknya.

Banyaknya korban diperkirakan jumlah terus bertambah, Rumah Indonesia menyatakan pertama, otoritas yang berwenang secara konstutusi, untuk menyatakan bahwa bangsa dalam suasana berkabung atas korban, yang ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang. Kedua, penanganan korban sakit dan penanganan medis diambil alih oleh Negara. Ketiga minta agar kejadian luar biasa diselidiki secara benar. Negara harus mempunyai informasi akurat, perlu dibentuk Panitia Penyelidik Tragedi Kemanusiaan. Dan menjaga independensi Panitia Penyelidik dapat melibatkan elemen masyarakat sipil bahkan WHO. (San/Niz)

Tag

Tragedi

pemilu